Jumat, 22 Oktober 2010

PUISI

Dikegelapan malam
sepi yang begitu menghimpit 
angin dingin sepoi-sepoi menerpa dedaunan
diri terasa merinding melihat dibalik pekatnya kegelapan 
jiwa-jiwa kalut hanyut dalam indahnya mimpi 
semua beban dibadan terlepaskan
tak tahu hari esok harus bagaimana 
apa yang harus diperbuat,,??
hati yang suci pasti mersa pasrah 
akan terbangun dan bersahaja
tidak hanya melayani badan yang lelah letih
tapi jiwa harus bersungkur dihadapanNya
tuk menata hari esok dan besok yang lebih cerah dan terarah 
wahai jiwa-jiwa yang tenang tegapkan jiwamu ditengah kegelapan malam 
tinggalkan buaian selimutmu,,,
dan beranjaklah menuju kepadaNya,,

Tidak ada komentar:

Posting Komentar